Beberapa waktu yang lalu sempat memposting pembuatan roto dari tepung purry alias tepung ulat sutra. Roti purry tersebut ternyata mendapat respon yang positif banget dari reka-rekan dato (neneknya Sky). Katanya roti purry yang mereka namai Rotry dibawa sampai kembali ke Bogor oleh proff yang punya penelitian. Senangnya bukan kepalang,apa lagi sejak saat itu setiap ada pameran atau pelatihan dato selalu pesan rotry di kayana. Tentu saja dengan pasokan tepung ulatnya dari beliau. Dan yang lebih Alhamdulillah lagi, kerja sama ini dikelola secara profesional. Kata dato hitung saja perbiji rotinya dihargai berapa? Tentu saja diluar harga purry.
